Centre for Socius Design
eksperimen menuju arsitektur yang memitrakan
CSD: The Mission
Categories: About Us

Arsitektur dalam maknanya yang sempit adalah proses penciptaan batas fisik antara ruang dalam dan ruang luar. Dalam maknanya yang luas, adalah sebuah pengetahuan dan profesi yang otonom dan menjadi sistem yang tertutup (closed system). Interaksi antar kedua paras pemahaman ini sangat politis. Artinya dalam konteks fisik ini arsitektur harus menganggap persoalan batas fisik menjadi sangat penting dan terutama sekali adalah menyadarkan implikasi keberadaan batas fisik ini ke sistem yang lain terutama sistem sosial, budaya, dan ekonomi.

Dalam ranah sistem yang eksternal bagi arsitektur, kekuatan globalisasi telah menciptakan ruang-ruang yang merupakan duplikasi kekuatan multinational enterprises di level sangat lokal dan re-teritorialisasinya ke ruang. Reteritorialisasi ini maujud dalam bentuk ruang-ruang insular: jaringan export processing zone yang merupakan network of enclaves, gated communities sebagai ekspresi global image hingga McDonalds yang merupakan network of trade marked (™) identities. Arsitektur menjadi wahana bagi terciptanya ruang-ruang insular itu.

Kita kini diadaptasikan untuk bisa menerima bentuk ruang insular itu ke dalam ruang hidup sejalan dengan beradaptasinya masyarakat kota untuk menerima pola-pola gaya hidup yang juga baru. Namun proses adaptasi ini bukan tanpa konflik terlebih ketika lapisan dasar masyarakat kita masih sangat kental dengan kehidupan yang cair – kekeluargaan – informal.
Pertemuan dua sistem ini menjadikan arsitektur mempunyai efek samping karena insularisasi ruang juga telah menciptakan batas-batas yang tak terlintasi oleh masyarakat secara sosial, ekonomi dan budaya. Dalam konteks inilah Centre for Socius Design (CSD) berpendapat bahwa dimensi teritorial dan identitas yang terinsularisasi itu harus dicari jalan perlintasannya yang memitrakan dengan peri kehidupan masyarakat kita. CSD adalah wahana untuk eksperimentasi arsitektural yang secara langsung memihak pada usaha untuk mencari keseimbangan, mempromosikan rekonsiliasi dan kemitraan agar lebih berkelanjutan secara sosial.

Comments are closed.