Centre for Socius Design
eksperimen menuju arsitektur yang memitrakan
Micro Public Places: Rumah Bakat
Categories: Experimental Design

Tugas Akhir Anindya Septiasti Tejowati (06 512 084) yang berjudul “Rumah Bakat Difabel: Transformasi Sekolah Luar Biasa sebagai Micro Public Places Berbasis Pembelajaran Komunikasi Sosial” yang berstudi kasus Sekolah Luar Biasa Negeri 3 Yogyakarta ini mampu menunjukkan sebuah respon arsitektural yang baru bagaimana teknologi informasi menjadi salah satu komponen untuk menyelesaikan persoalan nyata. Saya sebagai pembimbing sangat merekomendasikan karya ini sebagai bacaan untuk penyusunan tugas-tugas akhir selanjutnya.

Di karya ini, Anin mengangkat teori Micro Public Places (MPP) yang saat ini menjadi sebuah state of the art bagi integrasi antara ruang digital dan ruang nyata menjadi terealisasi dalam disain. Konsep MPP yang dikemukakan oleh Profesor Hans Frei (promotor pembimbing) dan kolega pembimbing Marc Boehlen mampu membawa Anin pada salah satu interpretasi arsitektur terhadap persoalan nyata masyarakat, komunikasi sosial misalnya yang menjadi isu di SLB yang menjadi kasus, menjadi “jembatan” bagi masyarakat. Hal ini menjadi isu sentral bagi Centre for Socius Design yang sudah dengan sangat bagus dielaborasi menjadi ide dasar bagi perancangan Rumah Bakat Difabel ini. Konsep ‘akses’ yang dielaborasi menjadi berbagai bentuk fisik dan dipakai secara dialektikal dengan ‘pembatas’ ini menjadikan sekat antara arsitektur dan infrastruktur enjadi blurr, tidak jelas, yang menjadikan arsitektur tertantang.

Kekurangan yang cukup tampak adalah pada perancangan yang tampak masih terlalu ‘kaku’ dalam merespon urban fabric. Kemudian, walau memang konsep MPP harus dikembangkan sebagi suatu fasilitas yang sederhana, namun konpleksitas perannya seharusnya bisa tetap dihadirkan dalam disain secara komprehensif sebagai konsekuensi dari jalinan antara bangunan lama dan intervensi arsitektural yang dilakukan oleh Anin.

Leave a Reply